Penyakit Telinga Manusia

penyakit-telingaGangguan pendengaran pada telinga akibat bising (Noise induced hearing loss) di tempat kerja merupakan salah satu penyakit akibat kerja yang sering dikeluhkan. Kelainan ini dapat menurunkan kualitas dan produktivitas pekerja.

Secara umum penurunan fungsi pendengaran dapat terjadi karena gangguan, baik pada telinga luar, telinga tengah maupun telinga dalam. Kelainan pada telinga luar dan tengah umumnya karena proses peradangan dan kotoran telinga (serumen), sedangkan gangguan pendengaran akibat kelainan telinga dalam dapat disebabkan oleh faktor suara bising yang terus menerus seperti di lingkungan kerja atau tempat rekreasi.

Gangguan pendengaran akibat bising terjadi secara bertahap, tanpa disertai nyeri, mungkin awalnya tidak disadari meskipun kadang-kadang disertai telinga berdenging. Seseorang yang mengalami gangguan pendengaran ini akan mengeluhkan sulit memahami pembicaraan dengan jelas, terutama di tempat ramai.

Bila seseorang terpapar bising, awalnya pekerja akan mengalami penurunan fungsi pendengaran sementara yang masih dapat kembali membaik apabila keluar dari lingkungan yang bising tersebut. Namun apabila tetap berada pada lingkungan bising dalam waktu lama akan menyebabkan gangguan pendengaran sensorineural permanen akibat dari kerusakan sel-sel reseptor bunyi (sel rambut) di organ korti yang berada di telinga dalam. Sehingga pasien akan merasakan kurang pendengaran dan sering disertai telinga berdenging (tinitus).

Pekerja industri yang menggunakan mesin yang menimbulkan bising lebih dari 85 decibel (dB) selama 8 jam atau lebih per hari dalam proses kerja merupakan kelompok yang paling berisiko mengalami gangguan pendengaran.

Mekanisme terjadinya penurunan pendengaran, apabila telinga terpapar bising yang berlebihan sehingga terjadi over stimulasi terhadap sel-sel reseptor (sel rambut) di telinga yang akan menyebabkan produksi radikal bebas dalam jumlah sangat banyak. Hal ini akan menyebabkan kerusakan dan kematian reseptor bunyi. Kerusakan dan kematian sel ini lah yang akan menimbulkan gangguan fungsi pendengaran dan sering disertai gejala telinga berdenging. “Gangguan paling sering adalah sensorineural (sering juga disebut tuli saraf) dan telinga berdenging akibat pekerjaan. Gangguan pendengaran berupa tuli sensorineural yang bersifat permanen, membutuhkan rehabilitasi menggunakan alat bantu pendengaran.

Untuk pencegahannya agar tidak mengalami gangguan akibat kebisingan adalah pekerja disarankan untuk membekali diri dengan alat pelindung diri berupa penutup telinga (earmuff) atau sumbat telinga (earplug) secara benar apabila berada di tempat bising. Alat pelindung ini dapat mengurangi paparan bising sampai dengan 40 dB.


=====================================

>>> THM – Obat Tetes Telinga Alami Untuk Membantu Membersihkan Telinga, Mengembalikan Fungsi Telinga dan Pendengaran, Mengobati Berbagai Gangguan Sakit Telinga, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Telinga and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>